Jelang Pertemuan Internasional GPDRR, Menko PMK RI dan Kepala BNPB Cek Kesiapan DTW Uluwatu Pecatu

29 Januari 2022
Administrator
Dibaca 210 Kali
Jelang Pertemuan Internasional GPDRR, Menko PMK RI dan Kepala BNPB Cek Kesiapan DTW Uluwatu Pecatu

desapecatu.id - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy bersama Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto, melakukan kunjungan ke DTW Pura Luhur Uluwatu, Sabtu 29 Januari 2022. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengelola, dalam menyambut kunjungan delegasi GPDRR.

Kunjungan Kerja tersebut diterima langsung oleh Perbekel Pecatu Karyana Yadnya bersama Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta, Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta, Penglingsir Puri Agung Jrokuta Denpasar I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya (Turah Joko) serta Manajer Badan Pengelola Kawasan Luar Pura Luhur Uluwatu I Wayan Wijana.

Muhadjir juga mengapresiasi keindahan Pura Luhur Uluwatu yang telah dijaga dan dipertahankan oleh masyarakat lokal.

"Ini salah satu pusat ritual yang umurnya sudah beratus-ratus tahun. Sudah turun temurun dilestarikan, diuri-uri (dilestarikan/dijaga) oleh warga masyarakat sekitar. Ini akan menjadi pilihan yang akan ditawarkan kepada para peserta," tuturnya.

Dalam kesempatan itu Menko PMK didampingi oleh Kepala BNPB Suharyanto, perwakilan Kemenparekraf, dan perwakilan TNI Polri.

Dalam kesempatan itu pula, Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan, pihaknya akan mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat untuk kunjungan para delegasi internasional. Salah satunya adalah dengan menerapkan sistem bubble untuk para delegasi yang berkunjung.

"Nanti diatur sedemikian rupa supaya tetap protokol kesehatannya terjaga. Ini akan kita laksanakan sistem bubble. Artinya pada saat delegasi masuk, pengunjung lain sementara tidak berhubungan dengan mereka," ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala BNPB menyatakan, pihaknya akan mempersiapkan skenario penerapan protokol kesehatan saat para delegasi berkunjung. Dia mengatakan, pembatasan antar pengunjung biasa dengan delegasi biasa akan dilakukan dengan ketat.

"Nanti akan diturunkan tim khusus untuk menyiapkan protokol kesehatan. Artinya pembatasan pengunjung yang datang, penerapan jaga jarak, dan tidak berhubunhan dengan masyarakat lain sementara. Mungkin beberapa jam ditutup, kemudian delegasi masuk, delegasi ke luar baru bisa menerima pengunjung lain," pungkasnya.

Sebagai informasi, pertemuan internasional GPDRR akan diselenggarakan pada tanggal 23-28 Mei 2022 di Bali. Ajang ini akan dilakukan dengan konsep pertemuan fisik, dan rencananya dihadiri oleh 4.000 hingga 5.000 orang peserta dari 193 negara. Pertemuan ini rencananya akan diselenggarakan di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.